Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat berikan motivasi kepada para penyadap getah pinus untuk meningkatkan produksi getah dengan memberikan hadiah berupa minyak goreng dan beras di Tempat Penimbunan Getah (TPG) Bayu, Petak 9c RPH Bayu BKPH Rogojampi, pada Rabu (15/04/2026).
Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat, Muklisin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan motivasi untuk para penyadap pinus BKPH Rogojampi untuk lebih meningkatkan produksi getah pinus ditengah masa panen buah dan polowijo yang ada di areal pedesaan.
“Perhutani berikan hadiah yang menarik pada saat ini, penyadap pinus yang setor getah sebanyak 1 drum maka akan dapat hadiah minyak goreng sebanyak 1 liter dan bila setor 2 drum makan akan mendapat minyak 1 liter dan beras 3 kg berlaku kelipatannya, ” ujar Muklisin.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perhutani kepada para mitra yaitu penyadap dan sebagai upaya untuk genjot getah pinus dilapangan dengan harapan masyarakat termotivasi untuk segera melakukan aktifitas penyadapan dengan aktif dan produktif harapannya getah bisa tercapai sesuai dengan target perusahaan, ” pungkasnya.
Pak Sumanan selaku Ketua Penyadap TPG Bayu menyampaikan terimakasih kepada pak Adm Perhutani yang telah memberikan hadiah kepada pihaknya sebagai bentuk penyemangat bagi penyadap untuk lebih meningkatkan pendapatan getah.
“Perhutani sudah berbaik hati kepada para penyadap tidak saja dengan memberikan hadiah ini semata, bahkan kemarin pas puasa Ramadan kita semua telah mendapat bantuan sembako sebanyak 2 kali, ” tutur Pak Sumanan.
Penyadap pinus, Pak Durahman juga menyampaikan bahwa dia siap untuk meningkatkan hasil penyadapan getah pinus sebagai rasa terimakasih kepada Perhutani karena dari hasil getah pinus bisa menghidupi keluarga sehari hari.
“Kami tidak hanya mendapatkan perekonomian dari penghasilan getah pinus saja tapi juga sebagai petani hutan (pesanggem) dan bahkan Perhutani masih memperbolehkan kami untuk melakukan tanam porang dan empon empon melalui pemanfaan lahan dibawah tegakan (PLDT), ” jelas Pak Durahman.

Octavia Ramadhani