Surabaya - Srikandi Perhutani Jatim dan Ikatan Istri Karyawan (IIK) Perhutani Korwil Jatim menyalurkan paket sembako kepada 100 tenaga kerja perempuan di kawasan hutan melalui aksi sosial di lokasi wisata Jolotundo, Kabupaten Nganjuk.
Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur Wawan Triwibowo dalam keterangannya di Surabaya, Kamis mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap pekerja perempuan yang memiliki peran penting dalam operasional kehutanan.
“Kami ingin memastikan para pekerja perempuan di kawasan hutan mendapatkan perhatian dan dukungan, karena mereka juga menjadi bagian penting dalam keberlangsungan pengelolaan hutan, ” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Perhutani menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai senilai Rp100 ribu per orang kepada pekerja perempuan yang berprofesi sebagai penyadap getah pinus, tenaga persemaian, dan tenaga tanaman.
"Kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Kartini ini menjadi bentuk kepedulian terhadap para pekerja perempuan yang selama ini berperan sebagai pencari nafkah di sektor kehutanan, " katanya.
Berdasar data, kata dia, ada sekitar 27 ribu tenaga kerja kehutanan di Perhutani Jatim, sebanyak 1.300 orang merupakan pekerja perempuan yang terlibat dalam kegiatan sadapan getah pinus, persemaian, dan tanaman.
Ketua Srikandi Perhutani Jatim Tuti Yoppi Punu, menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi wujud penghargaan kepada perempuan tangguh di sektor kehutanan, sejalan dengan semangat Hari Kartini.
“Mereka bukan hanya membantu perekonomian keluarga, tetapi juga berkontribusi langsung dalam kegiatan kehutanan. Ini bentuk apresiasi kami, ” katanya.
Sementara itu, Ketua IIK Perhutani Jatim, Sandra Triwibowo mengatakan bahwa kolaborasi antara Srikandi dan IIK diharapkan dapat terus berlanjut dalam kegiatan sosial lainnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga semakin banyak pekerja perempuan yang merasakan manfaatnya, ” ujarnya.@Red.

Octavia Ramadhani