Percepatan Swasembada Gula, Perhutani Jatim Dukung Program Bongkar Ratoon dan Perluasan Areal

    Percepatan Swasembada Gula, Perhutani Jatim Dukung Program Bongkar Ratoon dan Perluasan Areal

    Surabaya (22/04/2026) - Perhutani siap bersinergi dengan PT. Sinergi Gula Nasional (SGN) untuk mendukung program swasembada gula nasional melalui optimalisasi pemanfaatan lahan hutan guna pengembangan tanaman tebu berbasis kemitraan berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Wawan Triwibowo, dalam rapat koordinasi di Nusantara Hall PT Sinergi Gula Nusantara, Surabaya, Rabu (22/4/2026).

    Wawan mengatakan, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dari sektor gula melalui peningkatan produktivitas lahan, optimalisasi pemanfaatan kawasan tanpa mengabaikan fungsi ekologis, serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

    Menurutnya sinergi tersebut untuk mendukung PT SGN yang mendapat tugas penyediaan lahan seluas 97.970 hektare, yag terdiri dari program Bongkar Ratoon (BR) 77.477 hektare dan Perluasan Areal (PA) 20.493 hektare.

    Rapat koordinasi lahan Perhutani untuk program bongkar ratoon dan perluasan areal yang digagas PT. SGN ini dihadiri secara langsung oleh Kepala Divisi Regional Jawa Timur Wawan Triwibowo, dan Wakil kepala Divre Jatim Suratno, Pj. Direktorat Jenderal Perkebunan Wilayah Jawa Timur, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur dan jajaran PT. SGN.

    Serta diikuti secara daring oleh Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, segenap Kepala Dinas Perkebunan se Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

    Dalam rapat tersebut, para pihak juga menyepakati percepatan pelaksanaan program Bongkar Ratoon dan Perluasan Areal di lahan Perhutani maupun pada kawasan kehutanan lainnya. Dengan implementasi program yang akan diawali dengan kegiatan ground checking (GC) bersama pada 23–25 April 2026, guna mengidentifikasi kesiapan dan potensi lahan.

    Kegiatan GC difokuskan pada aspek teknis operasional guna menentukan lahan yang layak untuk pelaksanaan program, baik bersifat indikatif maupun potensial, dengan prioritas diarahkan pada lahan tebu existing untuk program Bongkar Ratoon, sementara Perluasan Areal dilakukan secara paralel atau bertahap yang ditarget selesai pada 26 April 2026 untuk dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan pada 27 April 2026.

    Selain itu, Perhutani menyatakan kesiapan mendukung penerbitan dokumen persyaratan, termasuk surat keterangan, sebagai bagian dari proses penerbitan SK CPCL guna mempercepat implementasi program di lapangan serta mendorong peningkatan produksi tebu nasional secara berkelanjutan.@Red. 

    Octavia Ramadhani

    Octavia Ramadhani

    Artikel Sebelumnya

    Sinergi Pemkab Situbondo dan Perhutani Bondowoso...

    Artikel Berikutnya

    Perhutani Madura Terima Kunjungan Silaturahmi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Perhutani Madura Bersama Tomas Duduk Bareng Bahas Pelestarian Hutan di Blega
    Perhutani Madura Terima Kunjungan Silaturahmi Komisi II DPRD Kabupaten Bangkalan di Pamekasan
    Percepatan Swasembada Gula, Perhutani Jatim Dukung Program Bongkar Ratoon dan Perluasan Areal
    Menaker Yassierli Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
    Putra Terbaik Papua Ditembak di Yahukimo, TNI Kecam dan Buru Pelaku OPM

    Ikuti Kami