Arab Saudi - Arab Saudi dikenal memiliki kereta cepat kebanggaan negaranya bernama Haramain High Speed Railway alias Haramain Express. Kereta ini diluncurkan pertama kali pada tahun 2018. Kereta ini menjadi penghubung kota Makkah dan Madinah dengan bandara internasional Jeddah.
Kereta Haramain masuk ke dalam nominasi 10 kereta tercepat di dunia, yang dapat dioperasikan dengan kecepatan sampai 350 kilometer per jam.
Kereta Haramain Express tersebut menjadi tonggak berkembangnya infrastruktur di Arab Saudi yang saat ini gencar dibangun. Kerajaan ingin beriventasi miliaran dolar dalam bentuk infrastruktur, guna meningkatkan sektor pariwisata. Tidak hanya itu, Kerajaan Arab Saudi menawarkan pengalaman agama dan budaya bagi umat Muslim yang tengah melaksanakan umrah, yang sejalan dengan Saudi Vision 2030.
Berdasarkan data Arabian Trains, kereta tersebut digunakan 60 juta penumpang setiap tahunnya. Sebanyak 113 kursi kelas bisnis dan 2 kursi khusus penyandang disabilitas dipersiapkan di dalam Kereta Haramain Express
Fasilitas yang diberikan antara lain sandaran tangan dan meja lipat, sandaran kepala, stop kontak, dan layar pemutar video. Selain itu setiap gerbong kelima kereta terdapat kafetaria.
Stasiun kereta cepat Madinah Haramain terdekat dengan Masjid Nabawi yaitu di distrik Al Hadra yang berjarak ± 10 km dari masjid Nabawi. Jika lapar atau haus, ada satu gerbong khusus yang menyediakan cemilan ringan dan minuman yang juga ditawarkan di setiap gerbong.
Di dalam kereta, Sahabat bisa menatapi hamparan gurun dan bukit-bukit batu yang gagah menjulang sambil menyeruput minuman yang disediakan.
Kereta Haramain saat ini melayani rute sejauh 450 kilometer yang menghubungkan 2 kota suci, Makkah ke Madinah dan sebaliknya, serta berhenti di kota Jeddah.
Biaya proyek Arab Saudi kerap dibandingkan dengan Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) yang mencapai US$7, 26 miliar (Rp119, 79 triliun) meski panjangnya hanya 142, 3 km. Arab Saudi Bangun Kereta Cepat 1.500 KM Dengan Biaya Rp116 Triliun, Lebih Murah Dari Whoosh yang hanya 142 KM.
Adanya perbedaan biaya pembangunan kereta cepat ini disebabkan karena “karakteristik dan kompleksitas projek di setiap negara berbeda secara signifikan.”
Biaya tinggi di Indonesia disebabkan kerumitan pembebasan tanah serta jenis teknologi konstruksi seperti struktur layang dan terowongan yang mendominasi jalur Whoosh sedangkan di Saudi Arabia, Rel kerata Haramain High Speed Rail (HHR) dibangun sepanjang 450 km dimana sebagian besar dibangun di atas tanah datar gurun, dengan kepadatan rendah dan risiko gempa minimal.
Perbedaan kontur dan kondisi geologis ini yang membuat biaya HHR jauh lebih efisien. Struktur sederhana di atas lahan datar mengurangi kebutuhan jembatan layang dan terowongan yang mahal.
Bagaimana Cara Pemesanan Tiket Kereta Cepat Haramain?
Pemesanan tiket dapat dilakukan secara online di laman resmi Haramain High Speed Railway https://sar.hhr.sa/timetable#. Atau agar lebih terencana lebih baik, untuk mengatur jadwal, kelas dan nomor kursi (gerbong) yang diinginkan, gunakan aplikasi HHR Train di Iphone atau Android.
Dengan HHSR, perjalanan Madinah-Makkah menjadi lebih singkat yaitu 2 jam 20 menit.
Bagi jamaah yang landing di Bandara King Abdulaziz Jeddah, perjalanan ke Masjidil Haram pun tidak jauh berbeda dari Madinah ke Makkah. Hanya saja dengan jarak yang lebih dekat, biaya transportasi pun jauh lebih murah.
Setelah memilih jadwal perjalanan yang diinginkan, Sahabat diminta melengkapi data diri, termasuk dokumen paspor untuk penumpang internasional. Selanjutnya tinggal membayar, dengan memasukkan detail kartu kredit atau kartu debit. Setelah pembayaran dikonfirmasi, tiket langsung dikirim melalui email.
Meski harganya tak murah, tapi pengalaman menaiki ‘jet darat’ Saudi ini sangat layak untuk dicoba.@Red.
Oleh: Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati, S.H., M.H., CMA., CSSL.

Octavia Ramadhani